ini bukan tentang siapa yang pertama bukan?
perihal memiliki
orang terakhir adaalah pemenang
Tentang?
hujan: dingin: gigil
kupeluk sakit
sunyi: sepi: sendiri:
temanku luka
senja: gelap: rindu
aku adalah lalu
Perempuan Berselimutkan Purnama
perihal purnama malam ini:
aku ingin menyapamu dengan kata yang di ucapkan hati
tentang apa dan mengapa sebuah rasa itu harus ada
kita tak akan mengerti
mengapa senja slalu hilang tak kala gelap menghampiri
nyatanya sesuatu yang pergi slalu tergantikan dengan yang tak pernah kita sadari
seperti malam yang menyediakan bintang
hujan yang menyediakan pelangi
dan kamu yang menyediakan cinta
aku ingin bermimpi
membisikkan harapan pada kantuk
hingga saaat terbangun nanti
yang ada hanyalah senyum manis wajahmu
malam ini semoga kau hadir dalam mimpiku
perempuan berselimutkan purnama...
oleh: milhan torhan wael
Hujan(ku) Senja(mu)
tak ada cerita selain senja yang tak terlihat
hujan sebelum senja
entah mana yang sakit
melihat hujan atau melihat senja
hujan dan senja
keduanya sakit...
Tentang Hujan
Ini hujan sayang
Tengoklah
Ini adalah masa lalu
Cinta Untuk Maria
dikamar ini aku menyendiri
Hujan dan Memori
Maukah kau kucintai dengan cinta yang pernah kecewa?
masih murnikah cinta yang pernah kecewa?
apakah cinta itu cuma cinta pertama?
kalau cinta pertama memang tak punya makna, lantas punya maknakah cinta-cinta berikutnya?
aku ingin mencintaimu dengan cinta yang pernah kecewa, maukah kau menerimanya?
maukah kau mencintai cinta yang pernah kecewa?
aku ingin mencintaimu dengan cinta yang pernah kecewa, bukan dengan metafora-metafora seperti penyair tua yang sok tahu tentang cinta itu!
tapi apakah kau juga akan mencintaiku dengan cinta yang pernah kecewa?
air hujan yang jatuh dari wuwungan rumah selalu mengingatkanku padamu
entah kenapa air hujan selalu mengingatkanku padamu
apakah air hujan juga selalu mengingatkanmu padaku?
entah kenapa air hujan selalu mengingatkanku padamu
baiklah aku akan melupakanmu seperti kau sudah melupakan namaku waktu kemarin kita bertemu di tangga-tangga batu di kota kecil yang jauh itu.
aku akan melupakanmu tapi aku akan mengingat wajahmu
aku akan melupakanmu tapi aku akan mengingat cintamu, dulu.
mana mungkin hujan berhenti turun ke bumi
mana mungkin aku berhenti mengenangmu
mana mungkin kau berhenti melupakanku.
Jogjakarta, 18 April 2013
oleh: Saut Situmorang
tentang DUNIAKU
sekali lagi
bukannya kita tak jauh-jauh soal rindu?
aku menunggumu di sini
dengan merah jingganya langit.